Q.S. Yasin ayat 9 - 12

Ayat 9 :
Asbabun Nuzul :

Abu Jahal sangat membenci nabi Muhammad SAW hingga bersumpah "Jikalau aku tahu Muhammad sholat maka kepalanya akan aku pukul aku lempari dengan batu"

Ternyata, di kemudian hari, benar terjadi
Abu Jahal melihat nabi Muhammad SAW sedang sholat
Kemudian Abu Jahal melakukan apa yang telah ia janjikan sebelumnya. Namun, apa yang terjadi? Ketika hendak melemparkan batu ke kepala nabi Muhammad SAW, tiba-tiba tangannya kaku, batu itu tak bisa lepas dari tangannya. Batu itu menempel di tangannya.

Abu Jahal kembali kepada teman-temannya dan menceritakan apa yang baru saja ia alami. Setelah bercerita, tiba-tiba batu yang menempel di tangannya lepas dan jatuh.

Dengan penuh kesombongan,  salah seorang teman mengatakan "Sini biar aku saja yang melemparkan batu itu di kepala Muhammad". Lagi-lagi, terjadi keajaiban. Saat hendak melemparkan batu itu ke kepala nabi Muhammad SAW, matanya menjadi buta tak bisa melihat dimana nabi Muhammad SAW berada.

Hikmah :
Allah SWT selalu melindungi orang yang melakukan kebenaran

Ayat 10 :
Kaum kafir Quraisy memang sdh diciptakan menjadi kafir, sangat sulit dinasehati. Meskipun demikian, nabi Muhammad SAW mendapat tugas untuk memberi nasehat dan menakut-nakuti mereka supaya kelak ketika di akhirat tdk ada yg hujjah atau menuntut dengan mengatakan "Kenapa dulu ketika di dunia tdk ada yg mengingatkan kami".

Hikmah :
Mari selalu mengajak ke arah kebaikan kepada orang-orang dekat kita

Ayat 11 :
Hai Muhammad, usaha kamu memberi nasehat dan menakut-nakuti dengan pedoman Al-Qur'an itu tidak ada gunanya kecuali bagi orang-orang yang mematuhi petunjuk Al-Qur'an dan takut kepada Allah. Maka dari itu, beri kabar gembira pada orang-orang (yang patuh) itu, bahwa kelak mereka akan mendapat ampunan dan syurga yang sangat mulia dari Allah SWT.

Tafsir lafadz "Al Mauta" pada ayat 12 :

Al Mauta ; mati hatinya, maksudnya  Allah SWT Maha Kuasa menghidupkan hati yang telah mati, dari yg tidak iman menjadi beriman

Al Mauta : mati dicabut nyawanya oleh malaikat Izroil dan masuk ke alam kubur kemudian ditanya oleh malaikat Munkar Nakir, ditimbang, dan dihitung amalnya.

Lafadz "Wanaktubu" :
Semua amal Manusia dicatat oleh malaikat Katibin (Rokib dan Atid). Semuanya akan mendapat balasan dari Allah. Amal baik dibalas dengan syurga. Sebaliknya, amal buruk dibalas dengan neraka.

Lafadz "Wa atsarohum" :
- Langkah orang-orang yang berangkat ke masjid. Tafsir ini berdasarkan qoul ibnu Abbas bahwa asbabun nuzul ayat ini adalah karena kaum Anshor mengadu kepada nabi Muhammad SAW mengenai rumahnya yang jauh dari masjid, kemudian mereka ingin membangun masjid dekat rumahnya.
Kemudian Allah SWT menurunkan ayat "Wanaktubu ma qoddamu wa atsarohum" bahwa  orang yang rumahnya lebih jauh dari  masjid maka ia lah yang lebih banyak pahalanya.

- Tindakan-tindakan yang ditiru dan diteruskan oleh orang lain.
Barang siapa yg melakukan tindakan yang baik kemudian ditiru oleh orang lain maka ia akan mendapat pahalanya sendiri plus pahala orang yang menirunya tanpa mengurangi pahala si peniru tersebut.
Sebaliknya, Barang siapa yg melakukan tindakan yang buruk kemudian ditiru oleh orang lain maka ia akan menanggung dosanya sendiri plus dosa orang yang menirunya tanpa mengurangi dosa si peniru tersebut.

Bila kebaikan atau pun keburukan itu ditiru sampai kapan pun maka yang membuat kebaikan atau keburukan itu ikut menanggung ganjarannya.

Wallahu a'lam bis showab

Tafsir Al Ibriz

Q.S. Yasin

Arti Yasin
1. Ya Muhammad
2  Ya Sayyidal Mursalin
3. Salah satu nama Al-Qur'an
4. Salah satu nama nabi Muhammad SAW
5. Nama salah satu surat dalam Al-Qur'an

Tanbihun :
Cara membaca lafadz "Ya Sin"
1. Imam Syu'bah, Imam Hamzah, dan Imam Ali Al Kisa'i "Ya Sin" dibaca dengan imalah "Ye Sin"
2. Imam qiro'ah sab'ah tidak dengan imalah
3. Imam qiro'ah syadzah tidak dengan imalah
4. Dengan dhummah nya NUN
5. Dengan idghom nya NUN ke dalam huruf WAWU ayat selanjutnya

Makna ayat 1-3
Nabi Muhammad SAW adalah utusan Allah SWT tapi orang kafir enggan bersaksi dan mempercayai hal tersebut

Makna ayat 4-5
Allah memerintahkan kepada Rasulullah SAW untuk membaca Q.S.Ya Sin supaya kaum yang tidak mempercayai bahwa Nabi Muhammad SAW adalah utusan Allah SWT agar insaf

Makna ayat 6
Aku menurunkan Al-Qur'an ini untuk menakut-nakuti umat yang tidak takut terhadap ancamanKu. Hal ini karena zaman para nabi antara zaman nabi Ismail hingga nabi Muhammad telah lama tidak ada nabi yang diberi syariat oleh Allah. Saat itu, kaum Quraisy Makah mengikuti syariat nabi Ibrahim dan Ismail.

Makna ayat 7
Hai Muhammad SAW, jika banyak orang yang membangkang terhadap nasihat-nasihatmu,  janganlah kau bersedih, karena memang Aku sudah menakdirkan seperti itu. Zaman Rasulullah SAW banyak umat yang membangkang, seperti Abu Jahal, 'Utbah, Syaibah, Al Walid ibn Mughiroh, dan kaum Quraisy lainnya. Sebenarnya mereka mengerti dan faham bahwa Nabi Muhammad SAW adalah utusan Allah SWT tapi karena mereka menuruti hawa nafsu maka hanya kerusakan yang ada.

Makna ayat 8
Mereka terlampau sombong karena menuruti hawa nafsu sehingga berani melawan hal yang benar. Mereka telah berhasil dibujuk oleh hawa nafsu yang merusak mereka sendiri.

Wallahu a'lam bis showab...

Mari Bersyukur

Kita hendaknya memikirkan dan merenungkan apa apa yang kita makan setiap harinya itu sejatinya bagaimana.

Jangan marah saat dinasehati

Orang yang menginginkan menjadi orang yang baik maka hendaknya mau menerima nasihat orang lain, juga nasihat al-Qur'an.
Jika hati kita suka dinasehati oleh alQur'an maka kita akan senantiasa ingat dan cinta kepada Allah.